07.26.09

busuk adalah…

Posted in resensi at 9:33 pm by mega

DSC06919

hoaeiii

tulisan ini saya baca tanpa sengaja saat perjalanan pulang dari Semarang 2 minggu lalu, kebetulan hotel tempat saya menginap waktu itu menyelipkan Kompas di pintu kamar pagi hari. Sangat menggelitik sampai-sampai saya simpan di tas dan berniat mempostingnya di blog! Well, mulai saat itu juga saya selalu membeli Kompas di hari Minggu khusus untuk membaca rubrik Parodi asuhan si penulis mode dan gaya hidup, Samuel Mulia ;D

saya bagi yaaah! ini ini…

busuk adalah…

  1. Kesakitan yang bercokol terlalu lama, kemudian membusuk dan menjalarkan “kuman-kumannya” ke segala penjuru dan lantas meracuni diri sendiri. Kalau sudah ada racun, hasil akhirnya hanya efek negatif. Ketidakmampuan atau memperlambat memaafkan membuat pembusukan makin cepat terjadi. Jadi andil pembusukan bukan hanya dari kesakitan yang dibuat orang, tetapi juga tiada maaf bagimu itu yang berasal dari diri sendiri. Kalau sudah begitu celakanya tak cuma tiga belas, bisa empat belas dan lima belas.
  2. Mengeluarkan kata-kata yang belum dipikir masak-masak, sudah disuarakan, dan tak terpikirkan kalau itu mampu membuat orang menjadi “linglung”. Beberapa hari lalu saya membaca kalimat, saya lupa tepatnya di mana, sepertinya di sebuah “perpustakaan umum” alias toko buku. Begini bunyinya, “Kalau mulut anda tak bisa mengeluarkan kata-kata yang baik, janganlah berbicara.” Suara dari dalam menyindir seperti biasa. “Nungguin masak kelamaan, Mas.”
  3. Mereka yang tak menghargai apa saja, dan yang senangnya melanggar apa saja
  4. Seseorang yang senangnya mengganggu kerukunan rumah tangga orang dan bersembunyi dengan alasan jatuh cinta itu datang kapan saja, dengan siapa saja, dan di mana saja. Busuk itu adalah tak mau setia, bukan tak bisa setia.
  5. Menjatuhkan orang di depan “sejuta” manusia dan mencari muka di depan dua juta manusia.
  6. Manusia yang berusaha menggantikan “kulit” lamanya, padahal kulit barunya itu tak membuatnya menjadi manusia baru, malah membuat orang mengingat tentang kulitnya yang lama, yang tak terlupakan itu.
  7. Berutang tapi malas membayar kembali atau pura-pura lupa.
  8. Seseorang yang tak berani menghadapi risiko dari kesalahan yang dibuatnya sendiri.
  9. Seperti penulis Parodi dan Kilas Parodi ini. Sok memberi nasihat, tetapi si penulis sendiri tak bisa menjalankannya. Kalaupun bisa hanya 10 persen. Itu saja dicicil dan kadang cicilannya tak sampai lunas. Busuk adalah sok tahu. Busuk adalah mengatakan a-b-c-d, yang dilakukan adalah e-f-g-h.

07.19.09

who’s afraid of the big bad world? ♫♫♫

Posted in memorabilia, meracaulela, suka ria at 3:11 pm by mega

sebuah penggalan lirik dari “Big Bad World”, dibawakan oleh The Real Group, grup a capella dari Swedia.

don’t you don’t you step on a snake
don’t you don’t you ride on a plane
don’t you don’t you eat a steak
it might kill you

don’t you don’t you stay under the sun
don’t you don’t you open the door
don’t you don’t you have any fun
it will kill you

if you want to get to the end of the day
before you die, here’s what have to say
lay down, stay down
cause you’re gonna fall off the floor

who’s afraid of the big bad world
the big bad world, the big bad world
who’s afraid of the big bad world
nobody loves a chicken

who’s afraid of the big bad world
the big bad world, The big bad world
who’s afraid of the big bad world
gets some guts and feel the fear

don’t you don’t you sit on a wall
don’t you don’t you take a breath
don’t you don’t you answer the call
it might kill you

don’t you don’t you catch a cold
don’t you don’t you say what you think
don’t you don’t you ever get old
it will kill you

play it safe, play it safe
life is truly wonderful
but slippery when wet
stay inside, stay and hide
life can give you everything
but don’t forget stay low

telling about better a life of risk and chance than an old age of vain regret, the lyrics is very funny yaaaaaa!!! \>.</

sebenarnya saya pengen ngasih lagu ini nanti, untuk ultah adik bungsu saya yang bakal masuk SD tahun ini. Well, dalam konteks ini peruntukannya lebih buat orang tua saya sih, saya pengen mereka lebih tidak over-protective seperti terhadap saya dulu ~_~’ , saya pengen si ferre lebih nyaman mencoba banyak hal positif yang ditawarkan oleh lingkungan sekolahnya, dan menemukan something that he is really into.

kemudian bertepatan dengan ulang tahun saya, yaaah sebetulnya bukan karena bertambahnya usia yah, kebetulan saja memang di tahun2 belakangan ini sayah merasakannya, yes this is truly a song matches me!

beberapa tahun belakangan ini sayah bisa menemukan something that I really into, i dare starting to say my dreams out loud, and setting myself goals for some of it :-P

hum,,,duluuu, saya sering tuh melakukan semacam self-preparation :lol:
saya menetapkan indikator agar saya proper dalam melakukan sesuatu hal, bahkan celakanya adalah sebelum melakukan sesuatu hal, yah udah sok tau duluan gitu deh…

terkadang saya pun suka membandingkannya dengan orang lain, dan masih dengan sok taunya ituh menyimpulkan sendiri bahwa jika tidak sama atau lebih baik dari yang bisa dilakukan orang lain, maka saya ga berbakat di bidang ituh, that I’m not good enough,,,that’s it. Bahkan yang lebih buruk, klo menurut sayah, yang masih dengan sok taunya, hasil kerja orang lain dibawah indikator sayah, maka saya menjadi cenderung seolah-olah memberontak “hey kok gitu siiiih?”, yang lagi2 tanpa betul2 terjun melakukan kerja tersebut.
*ehem,, tp ya seserem gini koook, percaya deeeh :lol: *

nah untuk beberapa tahun belakangan inih saya menjadi lebih berani untuk keluar dari zona nyaman saya, zona di mana saya lbh kecil kemungkinannya dinilai tdk mampu, ohhh such a chicken,, :( . Yah sebenarnya sayah juga tdk merencanakan untuk ikut ini-itu, tidak juga terbangun kaget dari “kemane aje lu?” yang lantas maruk mencoba semua hal yang ada, namun lebih karena dorongan rasa ingin tahu dan mengikuti kata hati. Saya berani untuk keluar dari zona yang saya pikir that I’m proper with itu tadi, dan lebih memiliki kemauan untuk learning by doing instead of that silly self-preparation hauhauhuahau,,,, :cry:

where does this bravery come?

proses sih yah, it’s very long story and once i get started i can’t stop it :-P , well below this are those people who I’ve been going in this long and winding road with *halah-halaaah*, just wanna say many thanks guys!

  • teman2 sayaaah, hello i owe you! Dari jaman seragam merah-putih sampe bebas sekarang, dari kampus sampe klub hahahihi, anak2 badogers, anak2 apdsa, kakak2 dan adik2 angkatan, dan dari mana pun lah, kalian-yang-kenal-dari-temannya-teman dan secara ajaib it makes good friends.
  • kak dindut, kak ratri, kak inge, kak mars, kak resi *aduh capek yah ngetik kak*, slanjutnya kak imil-micel, dhani, ratna, andhina, mandhito, joya-miss mel-miss li, liska, citra, aduh banyak deh pokoknya hampir seangkatan 2004 di Fakultas Kebanyakan Gadis inih!
  • anak2 jitoe 2004, hahahaha ga tau yak tp saya selalu merasa adalah sudah suratan takdir kalo kita dijadiin satu kandang ;D
  • upik, tito, po, keol, gibor! It is wonderful guys how we can share the same old local jokes over and over  ~_~’ etcetera,,, x) . Ucup juga! for letting me learn to tolerate and learn that we have to work on relationships.
  • raiyen, glad there’s someone yang bukan hanya bisa diajak berbagi mimpi2 ajaib saya, namun sekaligus bisa membuat saya tetap “terjaga” di antaranya *tsah,,,*

ah ya, i got these presents for bday!

  • harvest chocs from gibor
aku rebutanasdfffffffffffffffffffffffffffffffff

bor iki aku sampe musti ngumpetin dari ferre loh! kurang akeh bor!

bbbbbbbbbbbbb

blog pribadi yang dibajak sementara *_*

  • ga lupa juga “makasiy” buat anak2 jitoe untuk todongan dadakan ke rumah selasa lalu
hauhuahuhauhauhau

♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ 7 hearts for the 7! :-P

sooooooo….
all of youuu…sing along with me will you? ♫♫♫ … ..

#update

has just got this present from imil, Exploring Europe by Car, as she read it from raiyen’s blog.

DSC06931

waooow, suwun miiiiiiil!!! can't wait to hit the road! *alah*

06.27.09

suramadu-madusura via jembatan suramadu

Posted in uncategorized at 9:25 pm by mega

terhitung 14 hari dari pembukaan jembatan suramadu  (13/6 09) dan 10 hari setelah pemberlakuan tarif, saya dgn spontannya mencoba melintas di bentang suramadu! xD

kalau anda menggunakan kendaraan golongan I seperti sedan ato jip, pick up, berombongan make bus kecil, bahkan truk kecil atau bus, akan dikenai tarif 30.000,-. Sedangkan yang berkendaraan roda 2 hanya dikenai 6.000 rupiah, hey this’s d 1st loh di Indonesia yg memperbolehkan sepeda motor ikut menikmati jalan bebas hambatan! Dibandingkan dengan menggunakan feri, masih jauh lebih murah dan lebih cepat tentunya.

sayang sekali krn sudah serba resmi begini, sdh tdk diperbolehkan lagi berhenti untuk bernarsis ria jeprat-jepret seenak udel,,,ada mobil petugas PJR (Patroli Jalan Raya) yang mondar-mandir atau stand-by untuk salah satunya menilang kendaraan yang berlaku demikian. Yahyaaah jadi nyesel deh ga lebih awal ke sini *_*

untuk menuju suramadu, saya lewat rute ini (makasiy andina infonya):
dari smp 19 -> per4an KONI -> lewat galaxy mall -> per4an kampus C terus-> per3an belok kiri -> jln raya kenjeran -> per4an traffic light belok kanan -> terus menuju jembatan

makan waktu tidak sampai 10 menit hari ini untuk sekali jalan sepanjang 5.438 km, itu pun ditempuh dgn tdk berkecepatan 60 km/ jam yg seharusnya menjadi kecepatan minimal roda empat. Lalu lintas cukup sepi, ditambah pengguna yang masih dlm suasana ingin menikmati suramadu, jadilah kebanyakan kendaraan berada di jalur lambat dan berjalan dgn berlambat-lambat ;p …

his’s some pics i took from inside d car,

jalur khusus motor, klo moge lewat sini jg tak ya?

jalur khusus motor, klo moge lewat sini jg tak ya?

tampak dari arah surabaya-dlm mobil

tampak dari arah surabaya-dlm mobil

detik-detik melewati bentang tengah jembatan

detik-detik melewati bentang tengah jembatan

sesampainya di madura, mulai dari ujung jembatan dan masih berkilo2 meter jauhnya masih banyak tanah kosong, hum calonnya harga tanah mahal nih! apalagi yang di ujung Surabaya yg sdh lebih berpenghuni. Next, buildings with sea and bridge view, waow!

ga bisa brenti mejeng, ada petugas Patroli Jalan Raya!

ga bisa brenti mejeng, ada petugas Patroli Jalan Raya!

but, they still can do somehow ;p

but, they still can do somehow ;p

i think it’ll be the next icon of surabaya, even indonesia! mungkin ke depannya bisa dipikirkan ide2 pariwisata untuk suramadu. Hum klo saya sih menyayangkan ga ada jalur khusus buat sepeda yah, scara skarang lagi musimnya bersepeda, Suramadu Bike Touring! errr,,, tp monitoring angin musti ekstra siaga kali yak! :p

TRIVIA
- Ketua umum DPM mengusulkan kepada Presiden SBY agar nama Jembatan Suramadu diubah menjadi Jembatan Trunojoyo dengan pertimbangan nilai historis, dmana Trunojoyo adalah pahlawan masyarakat Madura.

-Suramadu ternyata bukan jembatan terpanjang di Asia Tenggara

-Pemancangan tiang pertamanya dilakukan oleh Presiden Megawati Soekarnoputri pada tahun 2003

-Dari total biaya pembangunan Suramadu sebesar Rp 4,5 triliun, sekitar Rp 2,1 triliun di antaranya harus berutang kepada China.

for further information, click on here.

05.23.09

emprit(s) is in da house!

Posted in daripada nganggur at 12:15 pm by mega

suara papah yang terdengar riweuh memancing rasa ingin tahu saat saya keluar menuju ruang makan begitu selesai dengan ritual pagi di kamar.

“Endi mah? endi? endiii?”, biasa big bossku ini tipe ga sabaran juga orangnya :P

keriweuhan itu bertambah dengan ferre & si mbak yang kesana-kemari kayak setrikaan…

ah, saya langsung tahu begitu ferre menunjuk seekor burung yang bertenger di atas railing tirai, dan… oh seekor yang lainnya, terjebak di dalam teralis jendela atas.

menurut papah burung2  itu harus diusahakan sebisa mungkin segera keluar, karena kalau terjebak nanti dikhawatirkan mati di rumah dan menyebarkan bau busuk tanpa tahu dimana sumbernya.. *papah yang lebay*

menurut saya, biarkan saja dulu, lucu! Bukan burungnya, tp keberadaannya di dalam rumah lucu ajah, jarang2 tanpa sarang berkeliaran di sini:-P  “Tunggu ya re, kakak ambil kamera dulu! :mrgreen:

hiyaaa, dan kita pun jeprat-jepret pose si emprit, begaya ala fotografer NG gitu deh, hahahaha… mengejar dan mengikuti si emprit kemana dia bertengger.

si mbak: itu emboknya mba
saya       : mosok? kok tau?
si mbak: ya taulah
saya     : loh, lha iya kok bisa ngarani yang itu si embok?!rasanya badannya gedean yg satunya..
si mbak: ya tadi datengnya berdua
saya     : kakak-adik kan juga bisa…
si mbak: telure yang jadi dikit mba, lainnya mati
saya     : hmh, yayaya *well, as i dunno anything bout this birds, hehehe… :roll:

here’s some pics,

diduga: si anak

diduga: si anak

ini yang terjebak di dalam teralis, mungkin krn dia kira bisa keluar lewat jendela yah…

diduga: si embok

diduga: si embok

ini yang terjebak di dalam teralis, mungkin krn dia kira bisa keluar lewat jendela yah…

DSC06497

ferre dan (diduga) si anak ~_~'

.

.

.

.

.

yasud ah, mo makan dulu ditemani kicauan emprit(s) :mrgreen: , in da house yo!

selamat wiken smua!

05.17.09

cak & ning suroboyo 2009, tambah sip ae dulur!

Posted in suka ria at 4:52 pm by mega

cakning hiyuk, banyak postingan yg numpuk sejak seminggu yang lalu, tapi saya lebih memilih segera menyelesaikan yang satu ini agar apa saja yang saya alami dan tangkap semalam tidak keburu menguap kesan dan pesannya ;p

semalam saya menghadiri Malam Grand Final Pemilihan Cak & Ning Surabaya 2009, mengambil venue di poolside Hotel Singgasana, acara berlangsung mulai pk. 18.30, well saya baru masuk ke poolside sekitar setengah delapan sih stlh sebelumnya menunggu balakurawa lainnya sekitar 1 jam di lobby. Saya datang untuk mensupport teman seangkatan saya di kampus sekaligus kakak satu generasi semasa SMA, Marisa.

kami masuk ditengah2 tarian para finalis yang diiringi dentuman Conga-nya Gloria Estefan. Sudah banyak ternyata kursi yang ditempati, sampai2 tidak semua dari kami mendapatkan tempat *arggh nyesel deh pake high heels !@#@%#$^*. Dengan htm 50.000,- seharusnya tempat memadai, blm lagi jarak antara stage dan penonton, wah susah sekali mengidentifikasi wajah peserta, kecuali dengan bantuan big screen saat mereka di-close-up untuk berdialog. Karena berlokasi di poolside gitu deh, jadi memang line antara penonton non-undangan dan undangan dipisahkan oleh pool yg lumayan lebar.

singkat cerita diumumkanlah 4 finalis yang berhak maju ke sesi selanjutnya, lalu di sesi terakhir inilah, peserta diajak berdialog yang dikemas santai model talk show. Whuah kita para komentator silet dah seneng ajah krn memang tanya-jawab menggunakan bahasa suroboyoan.

gelombang pertama terdiri 2 pasang cak & ning, dan ditanyai hubungan antara isu lingkungan hidup saat ini dengan pariwisata, khususnya di Surabaya. Dari jawaban peserta, saya menangkap mungkin materi diskusi ini tidak jauh beda dengan materi / pengetahuan yang diberikan dan digali peserta selama karantina, karena banyak jawaban berdasarkan hasil penelitian. Namun untuk mengemukakannya pun tetap dibutuhkan kemampuan menyerap informasi, mengolahnya, dan berargumentasi sedemikian rupa sehingga dapat dihasilkan jawaban yang enak, mengalir, serta yang terpenting mudah dicerna oleh masyarakat awam. Dari sinilah, lalu saya menjadi yakin dan mantap menjagokan teman saya Marisa, dan partnernya Danu, yakin deeeeeh!!!;D Yah ini penilaian saya untuk malam itu semata sih, tanpa mengetahui sepak terjang masing-masing finalis semasa karantina yang pastinya lebih menonjolkan bakat & potensi individu.

pemilihan juga makin cerdas ajah, pasangan MC berkali2 menegaskan bahwa ini bukan ajang pencarian model, dan kembali berkomentar bahwa wawasan, keahlian, dan kemampuan berargumentasi adalah poin yang sangat diutamakan saat memanggil satu persatu pasangan putra-putri dari masing2 daerah.

okey, selesei seriusannya, kembali pada kegilaan dulur2 pendukung yang silet&rese, hahahaha…

kubu pendukung Marisa menurut saya adalah yang paling well-prepared dan all out. Amunisi terdiri atas 2 spanduk tanggung, dan beberapa spanduk kecil bertulisakan vote for Marisa dan foto dia tentunyah. Belum ballon clapers yang duh kayaknya tasnya Firman gede isinya itu ma pompanya yah, ga ada yg ga kebagian deh pokoknya, hihihi. Konsumsi juga udah siap, jadi pas lagi acara hiburan jadi selingan, kita cangkruk mangan kacang lan ngombe banyu putih.

oiyah kita juga ga cuma nepokin Marisa, tapi juga si Danu yang Smalane, dan Ferbika adik angkatan di kampus.

puncak acara tentu saja pemberian atribut yang entah saya lupa apa saja lengkapnya. Dan atribut terakhir tentu sajah saat penyerahan tongkat itulah-apa-namanya oleh cak & ning tahun lalu kepada salah satu diantara 2 Cak dan 2 Ning.

sesuai prediksi, it goes to Marisa and Danuuuuuuu, plokplokplooook…. 2 pasang balakurawa dengan spanduk berlari memutari setengah pool, hahahaha… dan laluuu kita2 kompak nyanyi lagu kebangsaan smalane doooong! huhuhuhuh norak deh kita semalem, memang yah euforia ituh benar2 x)

selamat yaaah buat prestasinya dan semangat mengemban tugas sebagai duta wisata,
Ning Marisa Elvi Dayanti & Cak Danu Tri Kurniawan, wes tambah sip ae rek, smangat yo!
Ning Ferbika Mitamadella & Ning Annisa Rulita S., ayo rek lanjutno makaryo mumpung sek awal2 peno ndek fkg! proud of youuuuuuuuuu! ;)

…and all the way coming home we were talking suroboyan… xD

gyahahahaha, suroboyoan ternyata ga gampang loh.. ga asal kasaran ;p ;p ;p eh kalo salah koreksi dong.

ps: kmrn ketemu juga sama cak tito, cak redi lan cak odin. Kapan maneh yo cak awak dhewe mojok kampung?

Next page