June 26, 2007

suka cita,,, ^^v

Posted in sampah hati at 2:07 am by mekude

bersuka cita, iyah, sayah sedang bersuka cita
bukan tentang apa yang terjadi pada diri sayah, adik, papa, atau mama
tentang yang terjadi pada salah seorang teman baik sayah

bukan karena lama waktu,
bukan karena kata tidak dan bangga darinya dulu,
bukan..bukan..

karena toh bukan hal yang pertama kali baginya,
karena bukan terkejut juga reaksi pertama sayah, meski bukan berarti sudah merasa
karena bukan sinis akan kata tidak dan bangga darinya dulu

suka cita, terharu,,
iyah.. itu reaksi sayah!

dedicated to: teman baik sayah dan partner

ps: euforia tadi malam bikin gatel tangan blogging, and here it is, ha2 berlebihan eh? biarlah jadi norak sekalian :mrgreen:

Advertisements

June 20, 2007

gaining weight is soooooooo #&%!)&%$!)$*&%!#*$)&%$!*)&%*$!!!!!

Posted in meracaulela at 3:26 am by mekude

sebetulnya yang jadi pemicu sayah menulis entry ini adalahhh.. beberapa minggu yang lalu..oke, sbnernya bulan lalu, *emang basi entry inih..* berawal dari kondisi badan sayah yang tidak fit, looks 3L+KD juga, sayah berinisiatip mencari timbangan berat badan buat mengintip berapa kilogram yang tersisa dalam tubuh seorang mega. Oiyah, ngomong2 timbangan berat badan di rumah sayah tah kenapa tak pernah bertahan lama, termasuk yang sekarang ini. Tiap mau nimbang malah jarumnya musti ditengahin dulu, lalu dikonversi dengan berat badan beberapa anggota keluarga, hohoho. Hasilnyaaa, sukses terjun bebas, berkurang 4 kg.. *buat sayah itu uda bisa dibilang terjun bebas ~_~*

huaaa..syebel ahh..!

meski pada dasarnya sayah termasuk tipe cuek, tapi terus terang, yang kali ini sampe kebawa depresi, seriusss.. 😥
oke2, sayah ngaku, emang sayah males makan, sampai sekarang buat sayah makan untuk hidup, bukan hidup untuk makan seperti kebanyakan orang *sigh..*. Serasa makan tuh buang2 waktu *meski banyak waktu dipake bermales2 ria*, kalo ajah ada semacem suplemen komplit yang mencukupi kebutuhan makan manusia dalam sehari.. Sekali teguk ajah, katakanlah dalam sediaan pil, then charge complete! *kaya hape 😛 *

udah gitu yah, misalnya saya masak niy, sayah suka ga rela ajah, masaknya ga bentar..motong ini-itu..ngracik macem2 bumbu.. Setelah jadi, whuzz.. habis dalam sekejap! *fyi: produk dimasak sendiri dan dimakan sendiri :mrgreen: * rasanya sayanggg banget..effortnya sedemikian rupa dan melelahkan, ludesnya cepet.

.:: tentang suplemen super ituh..
sayah siy yakin dengan perkembangan ilmu sekarang semacem gitu udah ada lah ya,ehm..mungkin yang dibawa para astronot untuk memenuhi kebutuhannya selama di angkasa? huehe..ga tau siy sayah, sok tau ajah. Nah kenapa siy suplemen super ituh tidak diproduksi sebagai produk massal, harga terjangkau sampai negara2 dunia ketiga.. kan senang sayah!!! huahaha…

tapi oh tapi..mungkin,
– no more makan bersama keluarga, dimana sering diselingi obrolan tentang hari ini bla bla bla…ala keluarga ideal lah
– no more makan rame2 bersama teman2, dimana obrolan diselingi makan *hi2 kebalikannya makan keluarga 😛 *
– no more pedagang kuliner, hohoho..berlebihan lah ya ini, kayaknya pasti ada lah, kalo special occasion gimana? masak iya misal mo dinner sama si dia, acaranya meneguk pil bersama?!? :mrgreen:
– bapak-ibu petani banyak yang mutung, persawahan tambah sedikit, otomatis lahan dipakai gedung2 bertingkat, dunia makin rawan gempa *whoa..*

gyahaha..oke2, 2 kemungkinan terakir itu hiperbolis 😆
tapi mungkin kali ya, klo sampe suatu saat nanti suplemen super itu jadi produk massal, mungkin dunia saat itu udah dipenuhi dengan manusia2nya yang super sibuk *yang ini ceritanya produktip, ga kaya sayah 😛 * sampai2 waktu untuk makan berkuraaang banget, sehingga timbul permintaan pasar yang demikian tingginya, lalu gayung bersambut oleh industri masa depan yang makin kapitalis *ahh..seyem2..*

.:: tentang ketidakrelaan ituh..
iya2 mungkin kuncinya kemauan untuk berbagi. Seperti misal masakan mama yang dinikmati keluarga. Meski masaknya bikin capek, pasti pada akhirnya yang ada rasa senang, bangga, puas udah bisa memberikan sesuatu untuk keluarganyah. Hi2 meski sayah mengerti hal ini, bukan berarti (sudah) ada kemauan untuk mengaplikasikannya ;p *still improving lah.. emm.. oke2 ngaku, mulai pun blm :mrgreen: *

em em em.. nglantur yah?! oke kembali ke..topik!
iya itu, sayah juga ngerasa dunia ini ga adil, kenapa body programs dan suplemen2 yang ada sebagian besar diperuntukkan buat orang yang merasa obesitas? Sementara porsinya si kurus lebih kecil, kalau ada pun ituh dengan harga yang jauh lebih mahal.. ahh sebel! 😡

Banyak juga orang yang berpendapat “gitu aja koq bingung siy? tinggal makan yang banyak, beres!” , “program menaikkan berat badan tuh enak, ibarat jadi raja ajah” . Asal tau, bahwa kesulitan dan effort bagi si kurus dan si gendut itu sama lohh.. Buat si gendut, susyaaah ngendaliin diri untuk nggak nyamil, bahkan sebatas memikirkan tentang makan. Sama halnya buat si kurus, susyaaah ngendaliin diri untuk makan teratur, nambah2 porsi, bahkan sebatas memikirkan nanti-siang-makannya-apa-ya?..

yah begitulah hasil meracaulela,,

anyway, bobot sayah udah balik seperti sebelumnya koq *as before, not ideal still 😆 *, hasil dari intensif mengulang treatment masa kecil dulu yaitu mengonsumsi telur kampung setengah matang tiap harinya, snack between meal berupa roti tawar dengan selai kacang, susu, dan renang. Hum..sama layaknya sang juara, bahwa mempertahankan itu lebih sukar daripada meraih, begitulah sayah..*sigh*. Setelah bobot balik, susah ngedisiplinin itu smua..hahaha 😆

memang, no pain no gain.

ada tips kah?

ps: sekarang ni temen2 sayah menyupport sayah dengan semacam reward gitu loh! jadi misal sayah beli makanan di kantin, mereka akan pasang taruhan untuk mega yang nggak akan mampu menghabiskan menu tsb *nggak berlebihan koq, soalnyah sayah sering bngt ga habis*, nah kan tertantang tuh, jadi saya suka maksa ngabisin :mrgreen: *mega tak mau rugi*. And d prize is.. traktiran 1 menu makanan di the long’s yang ditanggung sama2 olh mreka! Tuh, rewardnya bener2 nyupport kan!!!